Halaman

Kamis, 08 November 2012

Manfaat Tumbuhan herbal


Manfaat Binahong Merah dan khasiat 
 
Binahong Merah - Saat ini mungkin banyak sekali tanaman yang mulai punah dan tanaman tersebut mungkin mempunyai manfaat dan khasiat lebih manjur daripada obat obatan medis, diantaranya adalah daun binahong merah dan daun sirih merah. Apabila penyakit sudah mulai menyerang dengan keadaan yang sangat terjepit, membutuhkan biaya dan lain sebagainya untuk perawatan medis, maka tanaman inilah obat alternatif untuk pencegahan dan pengobatan.
Perbedaan binahong hijau dan binahong merah dimana daunnya lebih lebar, batangnya besar, binahong hijau pembibitannya dengan menggunakan biji, pertumbuhannya juga lebih lambat sedangkan binahong merah dengan melalui stek, pertumbuhannya juga semakin lebih cepat dan keduanya tumbuh lebih subur pada tanah yang lembab.
Secara alami daun binahong merah dan binahong hijau merupakan jenis tumbuhan menjalar, berumur panjang (perenial), bisa mencapai panjang kurang lebih lima meter. Berbatang lunak, silindris, saling membelit, berwarna merah, bagian dalam solid, permukaan halus, kadang membentuk semacam umbi yang melekat di ketiak daun dengan bentuk tak beraturan dan bertekstur kasar.
Daunnya termasuk jenis tunggal, bertangkai sangat pendek (subsessile), tersusun berseling, berwarna hijau, bentuk jantung (cordata). Helaian daun tipis lemas, ujung runcing, pangkal berlekuk (emerginatus), tepi rata, permukaan licin, dan aman untuk dikonsumsi. Bunganya Binahong Merah majemuk berbentuk tandan, bertangkai panjang, muncul di ketiak daun, mahkota berwarna krem keputih-putihan berjumlah lima helai tidak berlekatan, berbau harum. Akarnya berbentuk rimpang, berdaging lunak.


 Khasiat Daun Kelor
Khasiat Daun Kelor Secara umum dapat dikonsumsi karena mengandung gizi dan protein tinggi, banyak sekali manfaat kelor untuk kesehatan, manfaat tanaman kelor yaitu remasan daunnya dapat dimanfaatkan sebagai penutup luka. Khasiat Daun Kelor untuk wajah yaitu dapat digiling halus untuk dijadikan bedak penghilang noda dan flek di wajah / kulit. Kandungan kimia Akar kelor dan daun kelor (MORINGA OLEIVERA) mengandung zat yang berasa pahit , getir dan pedas, kandungan kimia biji kelor mengandung minyak dan lemak.
Manfaat dan Khasiat Daun Kelor untuk penyakit
Khasiat Daun Kelor untuk Sakit Kuning
3-7 gagang daun kelor, 1 sendok makan madu dan 1 gelas
air kelapa hijau
Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air kelapa dan disaring. Kemudian ditambah 1 sendok makan madu dan diaduk sampai merata.
Cara menggunakan: diminum, dan dilakukan secara rutin sampai sembuh.
Khasiat Daun Kelor untuk Reumatik, Nyeri dan Pegal Linu
2-3 gagang daun kelor, 1/2 sendok makan kapur sirih
Kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipakai untuk obat gosok (param)
Khasiat Daun Kelor untuk Rabun Ayam
3 gagang daun kelor
Daun kelor ditumbuk halus, diseduh dengan 1 gelas air masak dan disaring. Kemudian dicampur dengan madu dan diaduk sampai merata. diminum sebelum tidur.
Khasiat Daun Kelor untuk Sakit Mata
3 gagang daun kelor;
Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air dan diaduk sampai merata. Kemudian didiamkan sejenak sampai
ampasnya mengendap. air ramuan tersebut digunakan sebagai obat tetes mata.
Khasiat Daun Kelor untuk Sukar Buang Air Kecil
1 sendok sari daun kelor dan sari buah ketimun atau wortel yang telah diparut dalam jumlah yang sama
Bahan-bahan tersebut dicampur dan ditambah dengan 1 gelas air, kemudian disaring, dan diminum setiap hari.
Khasiat Daun Kelor untuk Cacingan
3 gagang daun kelor, 1 gagang daun cabai, 1-2 batang meniran
semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring, kemudian diminum.
Khasiat Daun Kelor untuk Biduren (alergi)
1-3 gagang daun kelor, 1 siung bawang merah dan adas
pulasari secukupnya;
semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore.
Khasiat Daun Kelor untuk Luka bernanah
3-7 gagang daun kelor;
daun kelor ditumbuk sampai halus.
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang luka sebagai
obat luar.


 Khasiat Daun Mengkudu
Khasiat Daun Mengkudu - Buah mengkudu atau di jawa yang disebut dengan Pace memang lebih terkenal khasiatnya, dari pada daunnya. khasiat buah mengkudu bahkan sudah banyak yang dibuat ekstrak mengkudu dan dibuat kapsul / obat khasiat daun mengkudu sehingga yang membutuhkan tidak perlu repot untuk meracik sendiri, tanpa mengurangi khasiat dari buah mengkudu asli. Apalagi bagi yang tidak senang dengan bau dari buah mengkudu masak yang menyengat, kapsul mengkudu menjadi plihan yang tepat.
Khasiat Daun Mengkudu
Selain buahnya ternyata manfaat buah mengkudu yang punya nama latin Morinda Citrifolia pun mempunyai khasiat yang tak kalah hebat dibanding dengan buahnya, salah satunya menurut para leluhur dulu kandungan daun mengkudu adalah sebagai obat untuk pelangsing tubuh setelah dikombinasikan dengan bahan-bahan lain dengan cara dibuat minuman. Minuman tersebut tentu saja lebih bagus dibanding dengan obat karena alamiah karena tanpa melibatkan bahan kimia. Tentu saja terapi pengobatan dengan cara alamiah tidak secepat terapi secara kimia, oleh sebab itu diperlukan ketelatenan dan menyingkirkan rasa bosan untuk mengkonsumsi obat alamiah.
Bagi yang ingin mempunyai tubuh yang langsing tidak ada salahnya mencoba resep alamiah warisan leluhur kita
Sediakan:
Segenggam penuh daun mengkudu
Segenggam penuh daun kemuning jawa
Temu giring 1/2 jari kelingking
Jeruk nipis 1/2 butir
Cara membuat:
Tumbuk semua bahan tersebut menjadi satu sampai halus
Bahan yang telah ditumbuk tersebut kemudian diberi air matang satu gelas (200 cc), aduk sampai rata
Peras dengan kain untuk memisahkan air dengan ampasnya
Minumlah ramuan tersebut setiap pagi sebelum makan. Apabila Anda kurang suka dengan rasa sepatnya boleh ditambahkan sedikit madu.
Selain minum ramuan tersebut tentu saja ditunjang dengan pola makan yang benar, misalnya hindari makanan yang berlemak, berkarbohidrat tinggi, kebiasaan ngemil, makan sebelum tidur, minum minuman yang manis, minum alkohol.
Perbanyak makan sayur dan buah, kalau perlu kurangi makanan yang berkabohidrat tinggi, misalnya nasi diganti jagung atau ubi atau kentang, tidur yang cukup, serta tidak lupa olah raga yang teratur. Selamat mencoba, semoga Anda akan memperoleh tubuh yang langsing dan ideal dengan resep warisan nenek moyang kita sendiri.


15 Resep Alami Peluruh Kolesterol

 
Banyak  tanaman yang secara turun temurun terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol maupun trigliserida darah. Karena murah dan mudah didapat, tanaman ini banyak direkomendasikan.

Mengonsumsi tanaman obat, baik daun, biji, akar, maupun buahnya, tidak berarti makan tanaman itu sebanyak-banyaknya. Konsumsilah ramuan tersebut dengan komposisi dan dosis tertentu. Karenanya, cara membuat ramuan, komposisi, dosis, dan waktu pemakaian harus dipelajari dengan baik lagi benar.

Berikut beberapa resep peluruh kolesterol dan trigliserida yang diperoleh dari berbagai sumber :
1. AlpukatAlpukat mengandung asam folat, asam pantotenat, niasin, vitamin B1, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, fosfor, zat besi, kalium, magnesium, dan glutation, juga kaya akan serat dan asam lemak tak jenuh tunggal. Kandungan ini yang mampu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol darah.
Bahan:  1 buah alpukat matang
Cara Pemakaian: Buah alpukat dimakan mentah. Lakukan setiap hari.

2. Kubis                Kubis (brassica oleracea var. capitate) yang juga disebut kol, mengandung air, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, tinamide, dan betakaroten. Kubis juga mengandung senyawa sianohidroksibutena (CHB), sulforafan, dan iberin yang merangsang pembentukan glutation.
Bahan: 1 buah kubis segar
Cara Pemakaian: Cuci kubis hingga bersih, lalu bilas dengan air matang. Potong-potong seperlunya, lalu dijus. Air sari kubis diminum sekaligus, lakukan setiap hari.

3. Belimbing manis    Apa rahasia buah ini sehingga bisa mengusir kolesterol? Ternyata seratnya yang tinggi mampu mencegah penyerapan lemak hingga dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah tekanan darah tinggi. Serat yang tinggi juga memperlancar pencernaan. Sementara kandungan vitamin C-nya yang tinggi baik untuk antikanker.
Bahan: 2 buah belimbing manis ukuran besar
Cara Pemakaian: Buah belimbing dimakan setelah makan pagi dan malam, masing-masing 1 buah.

4. Akar manis            Tanaman yang memiliki nama asing licorice ini mengandung sejumlah zat seperti triterpenoid, flavanoid, asam ferulic, asam sinapic, biotin, asam amino dan beta-sitoserol.  Yang perlu diperhatikan, jangan menggunakan akan manis dalam dosis besar jangka panjang. Ada laporan bahwa pemakaian akan manis dengan dosis 30-40 gram per hari selama 9 bulan menyebabkan kelemahan oto, hipertensi, edema dan kekurangan kalium.
Bahan: 10 gram akar manis
Cara Pemakaian: Akar manis direbus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, airnya disaring, lalu dibagi menjadi 2 kali minum, pagi dan malam hari.

5. Kacang TanahBahan: 1 genggam daun kacang tanah
Cara Pemakaian: Daun dicuci bersih, lalu diiris halus. Masukkan irisan daun ke dalam gelas, lalu diseduh dengan secangkir air panas. Biarkan selama 40 menit, lalu disaring. Minum airnya selagi hangat dan sewaktu perut kosong.

6. TempeBahan: 100 gram tempe
Cara Pemakaian: Tempe dipotong-potong sesuai selera, lalu direbus, dikukus, atau dibacem. Tempe dijadikan lauk dan dimakan bersama nasi.

7. Angkak
Sering disebut beras merah Cina, tanakan adalah sejenis cendawan berwarna merah, bernama Latin Monascus purpureus. Angkak bisa digunakan untuk membuat arak merah yang terbuat dari beras, sebagai bahan pengawet makanan, dan untuk obat. Berdasarkan penelitian, angkak mampu menurunkan kadar kolesterol darah.
Bahan: 1 sendok teh angkak
Cara Pemakaian: Angkak ditumbuk halus, dimasukkan ke dalam cangkir, lalu diseduh dengan secangkir air panas. Minum airnya selagi hangat. Lakukan setiap hari.

8. Labu siam
Bahan: 1 buah labu siam ukuran sedang
Cara Pemakaian: Buah labu dikupas, potong kecil-kecil dan dijus atau diparut, peras airnya dan saring. Kumpulan airnya diminum sekaligus.

9.    SambilotoBahan: 20 gram herbal sambiloto kering
Cara Pemakaian: Direbus dengan 3 gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan setiap hari.

10. Jamur kuping putihBahan: 10 gram jamur kuping putih kering
Cara Pemakaian:Jamur putih dipotong-potong secukupnya, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Tambahkan sedikit pemanis buatan. Setelah dingin, airnya diminum dan jamurnya boleh dimakan.

11.    Bawang merahBawang merah (Cepae bulbus), mengandung senyawa flavonoid yang bekerja sebagai antioksidan dan menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, dan gula darah. Bahan: 20 gram bawang merah segar
Cara Pemakaian: Bawang merah diiris tipis-tipis, dimakan bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari dengan ukuran yang sama.

12.    Bawang putihBawang putih (Allii bulbus), bahan aktifnya s-allyl cysteine, suatu komponen thioallyl yang mempunyai khasiat hipolipidemik dan antitrombotik. Studi di Munich University, Jerman, menemukan bahwa menambahkan bawang putih ke dalam diet akan menurunkan kolesterol jahat sekitar 10 persen dalam empat bulan. Mengonsumsi bawang putih segar sering jadi masalah bagi banyak orang karena rasa yang tidak enak dan aromanya menyengat.
Bahan: 1-2 siung bawang putih
Cara Pemakaian: Bawang putih diiris tipis-tipis atau dipipiskan dan dibuat bulatan kecil, lalu ditelan. Lakukan 2 kali sehari. Namun ada cara lain supaya lebih mudah masuk ke tubuh kita. Bawang putih bisa dikreasikan dengan buah-buahan yang enak, menjadi jus kaya manfaat.

13. KunyitDengan nama latin Curcumae domesticae rhizoma, tumbuhan ini juga berkhasiat melancarkan darah dan energi vital, menghilangkan sumbatan, sebagai peluruh kentut dan haid, mempermudah persalinan, antibakteri, antiinflamasi, serta memperlancar pengeluaran empedu ke usus.
Bahan: 10 gram rimpang kunyit segar
Cara Pemakaian: Rimpang kunyit dibersihkan, lalu diiris tipis-tipis. Rebus dalam air 2 gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring dan diminum sekaligus. Lakukan hal ini 3 kali sehari, selama 12 minggu.

14. TemulawakTanaman bernama latin Curcumae rhizoma ini mempunyai aktivitas kolagoga (memperlancar pengeluaran empedu ke usus).
Bahan: 3 jari rimpang temulawak segar
Cara Pemakaian : Rimpang temulawak dikupas kulitnya, lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air panas dan biarkan mengendap. Setelah dingin, endapannya dibuang dan airnya diminum. Lakukan setiap hari.

15. Seledri
Seledri (Apii graveolentis radix), akarnya mengandung asparagin, pentosan, glutamin, tirosin, manit, zat pati, lendir, dan minyak atsiri. Khasiatnya memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing.
Bahan: 30 gram akar seledri segar
Cara Pemakaian: Akar seledri dicuci bersih, lalu direbus dengan 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring lalu minum sekaligus.